advertise
Apakah Allah Mencintaiku?

Apakah Allah Mencintaiku?

Sabarlahdiriku – Pertanyaan ini terus mengusikku! Aku teringat bahwa kecintaan Allah Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya hadir karena benerapa sebab dan sifat didalam al-Qur’anul karim.

Aku membalikkan memoriku, untuk membandingkan apakah diriku seperti yang sudah disebutkan al-Qur’an itu, agar aku dapat menemukan jawaban atas pertanyaanku.

Aku menemukan bahwa Allah mencintai “orang-orang yang bertakwa” dan aku tidak berani bagian dari mereka (yang bertakwa) !

Aku menemukan bahwa Allah mencintai “orang-orang yang sabar” maka aku teringat betapa tipisnya kesabaranku!

Aku menemukan bahwa Allah mencintai “orang-orang yang berjihad” maka aku pun tersadar akan kemalasanku dan rendahnya perjuanganku !

Aku menemukan bahwa Allah mencintai “orang-orang yang nerbuat baik” Betapa jauhnya diriku dari sifat ini.

Aku periksa semua amal-amalku.

Ternyata didalamnya banyak yang bercampur dengan kemalasan/kelemahan, kotoran-kotoran dan dosa. Seketika itu terbersitlah dalam ingatanku firman Allah Ta’ala :

إن الله يحب التوبين

Innallha yuhibbu tawwabiin

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat..”

Seakan-akan aku menjadi faham bahwa ayat ini untuk diriku dan irang-orang sepertiku, seketika mulutkupun langsung komat-kamit membaca:

أستغفر الله وأتوب إليه , أستغفر الله وأتوب إليه , أستغفر الله وأتوب إليه

Astaghfirullaha wa atuubu ilaihi

“Aku memohon ampunan Allah dan bertaubat kepada-Nya”

-Syekh Ali Musthafa Thanthawi -rahimahullah-

Komentar

advertise